Nasib anak Jalanan
Tertujukah matamu pada kami?
Saat kalian melihat
Begitu sulit hidup kami
Nasib kami anak jalanan
Tak ada satu impian lagi bagi kami
Yang kami gantungkan setinggi langit
Selain mengadu nasib
Di tengah kejamnya kota
Membawa kerincingan kecil
Dengan suara apa adanya
Yang kami jadikan modal
Untuk bertahan hidup
Atau hanya mengulurkan tangan
Meminta satu rupiah saja
Setidaknya untuk makan seuap nasi
Hari ini…
Tak jarang pula kami dimaki
Tapi apa yang kami bisa?
Bukan kami tidak punya harga diri
Tapi kami sadar diri, inilah jalan hidup kami
Dalam hati kami hanya berdoa
Agar nasib kami berubah
Entah kapan Tuhan mengabulkannya
Kami hanya bisa bersabar dan berharap
Semoga Tuhan…
Mendengar jeritan hati kami
Tidak ada komentar:
Posting Komentar